BERITA HOT TIPS SABUNG AYAM

Bahan Sumber Protein Hewani Untuk Pakan Ayam

Ternyata bahan sumber protein hewani bisa digunakan untuk pakan ayam. Seperti apa pakan ayam yang terbuat dari baham sumber protein hewani?

sumber protein hewani - agen sabung ayam

Pada umumnya jenis pakam ini lebih mahal dikarenakan terbuat dari bahan sumber protein hewani berbeda dengan bahan sumber energi.

Baca Juga : Basmi Penyakit Gumboro Pada Ayam dengan Racikan Herbal

Yang dimaksud bahan sumber protein hewani ini bisa berasal dari protein hewani (dari hewan) atau protein nabati (dari tumbuhan). Bahan sumber protein hewani diantaranya tepung ikan, tepung cacing, rayap (anai-anai), laron, bekicot, tepung sisa daging, tepung bulu, tepung darah, dan kepiting.

Bahan pakan sumber protein ternyata dibutuhkan oleh ayam kampung sebesar 3-10% dari jumlah pakannya. Mari melihat lebih jelas tentang-tentang bahan yang termasuk dalam sumber protein hewani, yaitu :

  •  Tepung Ikan

Tepung ikan ialah salah satu bahan makanan sumber protein hewani yang sangat baik dan bermanfaat bagi ayam. Tepung ikan sendiri terbuat dari produk sisa-sisa olahan industri ikan.

Selain sebagai sumber protein, tepung ikan juga menjadi sumber kalsium dan fosfor yang baik. Ayam yang sedang tumbuh dan sedang bertelur sangat memerlukan bahan-bahan yang terkandung dalam tepung ikan.

Pemilihan ikan yang akan dijadikan tepung juga diperlukan sebelum kemudian dibersihkan dan dicuci bersih. Kemudian bahan itu direbus selama kurang lebih 30 menit dan dicincang hingga ukurannya menjadi lebih kecil. Setelah direbus, bahan kemudian bisa ditiris dan dipres, lalu dikeringkan dan terakhir bisa digiling sampai menjadi tepung.

  • Tepung Daging

Tepung daging disini juga terbuat dari sisa-sisa pemotongan ternak, kecuali tanduk, bulu, kuku, feses (kotoran), darah, dan isi rumen. Diketahui jika kandungan yang pada protein tepung ialah sebesar 60%.

Cara pembuatan tepung daging sama juga dengan proses daging ikan. Daging sisa yang tidak busuk bisa dikumpulkan, disortir, dibersihkan, dan dicuci. Kemudian, bahan bisa direbus selama 30 menit dan dicincang hingga berukuran kecil.

Setelah itu bahan bisa ditiriskan dan dikeringkan. Nah, setelah kering bahan baru lah bisa digiling hingga menjadi tepung.

  • Tepung Bekicot

Jika tidak menggunakan tepung ikan, maka tepung bekicot dapat dijadikan sebagai penggantinya. Kandungan di dalam bekicot juga sangat tinggi, yaitu sebesar 51,2—61%.

Namun, bahan baku pakan ini harus dipisahkan dari kulitnya. Hal itu dikarenakan apabila tidak dipisah, maka kandungan proteinnya rendah, yaitu sebesar 32.6%.

Cara pembuatan tepung bekicot, yaitu pertama bekicot dikumpulkan, kemudian direbus selama satu jam. Setelah direbus bekicor bisa ditiriskan.

Selain itu, isi bekicot bisa dikeluarkan jika ingin membuat tepung daging bekicotnya saja. Sedangkan, apabila ingin menggunakan seluruhnya, anda bisa hanya mengketuk-ketuk saja.

Langkah selanjutnya ialah bahan bisa dicuci dengan air garam sebanyak 2-3 kali, dan bisa dicuci kembali dengan air bersih. Lalu, bahan dicincang dan dikering yang kemudian digiling hingga menjadi tepung.

Baca Juga : Cara dan Manfaat Ternak Ayam Petelur Tanpa Kandang

  • Tepung Bulu

Seperti namanya, tepung bulu terbuat dari bulu unggas. Diketahui jika kandungannya sangat tinggi bisa mencapai 85%, tapi kecernaan dari protein nya sendiri sangat rendah.

Bulu unggas bisa dikumpulkan untuk kemudian disortir dan dibersihkan. Lalu, bahan bisa dicuci hingga bersih baru dipotong.

Bahan kemudian bisa direndam dalam larutan NaOH 1% selama empat jam atau lebih. Larutan HCl 1% bisa ditambahkan sebanyak empat bagian.

Setelah itu, larutan juga perlu sesekali untuk dites dengan kertas lakmus biru. Jika kertas lakmus berubah menjadi merah, itu artinya proses penetralan sudah berhasil. Baru bahan disaring dan ditiriskan.

Bahan juga perlu direbus selama 6 jam lamanya guna menghilangkan keratin. Kemudian kering dan digiling menjadi tepung.

  • Tepung Darah

Tepung darah juga terbuat dari limbah darah rumah potong hewan. Berbagai kandungan seperti kandungan protein tepung darah sangat tinggi, sebesar 80% serta kandungan lisin sebesar 6,9%.

Namun, kandungan asam amino pada tepung darah masih kurang lengkap. Sedangkan tepung darah hanya bisa digunakan dalam pakan maksimal 2%.

Langkah awal pembuatan tepung darah ini harus dilakukan pengumpulan darah. Selanjutnya darah yang sudah dikumpulkan, akan dibersihkan dari kotoran dan dimasak sampai mengental.

Baru setelah dingin, bahan bisa dipotong kecil dan dikeringkan. Jika sudah kering, bahan tersebut digiling hingga menjadi tepung.

Baca Juga : Waspada Penyakit Cacingan Pada Ayam Serta Temukan Penyebabnya