BERITA HOT

Nyamuk Malaria Dapat diatasi oleh Ayam karena bau badannya

Nyamuk Malaria Dapat diatasi oleh Ayam karena bau badannya

Pelihara Ayam jika mau terhindar dari Gigitan Nyamuk Malaria hasil penelitian menjelaskan bahwa bau badan ayam bisa mengusir Nyamuk Malaria

Agen Sabung Ayam – Malaria adalah penyakit yang ditularkan oleh serangga nyamuk kepada manusia dan hewan lain.

Gejala dari Malaria ada dua tahap yang harus diperhatikan karena ini adalah penyakit yang berbahaya :

  • Tahap Pertama : Gejala dari Malaria biasanya berupa demam, kelelahan, muntah, dan sakit kepala.

  • Tahap Kedua : ketika penyakit ini sudah parah maka dapat menyebabkan kulit kuning, kejang, koma, atau kematian.

Kamu tidak perlu takut karena ada berbagai cara agar terhindar dari infeksi malaria, salah satunya dengan menggunakan cairan anti nyamuk.

Namun, dalam studi terbaru, para peneliti menemukan bahwa bau dari ayam hidup dapat membantu melawan Nyamuk malaria.

Gigitan nyamuk memasukkan parasit dari air liur nyamuk ke dalam darah seseorang. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi oleh protozoa parasit (sekelompok mikroorganisme bersel tunggal) dalam tipe Plasmodium.

Berikut ini akan kami jelaskan gejala dan cara pencegahan :

  • Tanda-tanda dan gejala malaria biasanya mulai 8-25 hari setelah terinfeksi.
  • Gejala pertama / Manifestasi awal dari penyakit malaria sangat mirip dengan gejala flu.

Gejala biasa malaria adalah kedinginan tiba-tiba diikuti dengan menggigil dan kemudian demam serta berkeringat. Atau dapat juga berupa demam kurang menonjol dan hampir terus menerus selama hampir 36-48 jam.

Malaria berat biasanya disebabkan oleh P. falciparum (sering disebut sebagai malaria falciparum).

Menurut informasi dari sebuah agen sabung ayam, Gejala malaria falciparum timbul 9-30 hari setelah terinfeksi.

Individu dengan malaria serebral sering menunjukkan gejala neurologis, nistagmus, kelumpuhan tatapan konjugat (kegagalan mata untuk bergerak bersama-sama dalam arah yang sama), opistotonus, kejang, atau koma.

Baru – baru saja Rickard Ignell, ahli ekologi kimia University of Agricultural Science di Sewdia menemukan bahwa bau ayam hidup dapat membantu melawan malaria.

Mereka lantas mengidentifikasi senyawa bau atau aroma yang unik dari masing-masing hewan, dan menyelidiki bagaimana aroma ini menolak nyamuk.

Terdapat empat senyawa, yaitu naftalena, isobutyl butyrate, trans-limonene dan hexadecane pada ayam.

Senyawa – senyawa inilah yang diyakini menjadi alasan mengapa nyamuk menolak untuk mendekati ayam.