BERITA HOT TIPS SABUNG AYAM

Pengaruh Jenis Pakan Terhadap Telur Ayam Serta Warna Daging

Pengaruh jenis pakan ternyata sangat besar atas hasil dari produksi telur itu sendiri. Kali ini agen sabung ayam akan membahas bagaimana jenis pakan bisa pengaruhi warna daging dan telur ayam.

pengaruh jenis pakan - agen sabung ayam

Warna dari telur biasanya memang terlihat sama atau setara. Namun, tahu kah anda jika bila diteliti ternyata telur ayam bisa terlihat berbeda tergantung dari komposisi dan jenis pakannya?

Baca Juga : Kelebihan Ayam Wiring Galih dengan Berbagai Keunikannya

Pemberian jenis pakan juga bisa diberikan tergantung dari fungsi yang ingin dihasilkan oleh peternak. Biasanya untuk kalangan pengusaha makanan akan lebih memilih pakan yang terbaik agar bisa menghasilnya daging dan telur yang berkualitas.

Kalangan pengusaha makanan itu sendiri tidak akan memilih gandum dikarenakan kualitas di dalamnya tidak bisa menghasilkan kualitas yang bagus. Mengapa gandum? Sebab, pada umumnya para peternak selalu mengguanakannya sebagai alternatif pakan campuran sebagai pengganti jagung.

Dampak Antara Gandum dan Jagung Sebagai Pakan Ayam

Jagung ialah salah satu pakan yang dijadikan pilihan oleh para pemelihara ayam karena kandungan gizi yang tinggi. Selain itu, di dalamnya juga terdapat kandungan karbohidrat sebagai sumber energi.

Sebetulnya tak ada salahnya memilih gandum sebagai pakan ayam, terkadang juga masih banyak yang memilihnya untuk diberikan kepada ayam peliharaan. Tapi, campuran gandum yang berlebihan akan membuat warna daging dan telur ayam menjadi pucat.

Baca Juga : Pisahkan Anak Ayam dengan Induknya, Begini Alasannya!

Jika begitu, telur yang pucat biasanya mengandung serat kasar dan energi metabolisme yang rendah. Maka dari itu, para peternak yang ingin memproduksi untuk komersial biasanya tak akan memilih gandum sebagai bahan utama pakan mereka.

“Jika menggunakan gandum maka telur maupun warna daging akan terlihat pucat dan perlu ada tambahan zat lagi. Untuk itu jagung sudah tidak perlu ditambahkan lagi,” jelas Dewan Pembina Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) Sudirman.

Selain itu, salah seorang komisioner Ombudsman pada awal Februari lalu pernah mengungkapkan terjadinya politik pengalihan impor dari (jagung) kepada komoditas yang tidak terlalu sensitif (gandum). Impor jagung diduga dipicu karena terjadi keterbatasan impor gandum.

Baca Juga : Penyakit Marek (Marek Disease) Pada Ayam